Pratugas Yonif 731/Kabaresi Melaksanakan Karya Bakti

Posted by: | Posted on: April 24, 2018

Prajurit Batalyon Infantri (Yonif) 731/Kabaresi dalam melaksankan Latihan Pratugas terlihat sangat bersinergi ini di tunjukan dengan adanya kegiatan karya bakti bersama masyarakat dan mahasiswa KKN UNIPATI berupa pembersihan Gereja Gilgal di Desa Urlele, Kecamatan Teon Nila Serua, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (24/04).

Sekitar 60 orang prajurit dibantu oleh masyarakat sebanyak 250 orang, terdiri dari 5 Desa yaitu Desa Waru, Desa Ameth, Desa urlele ,Desa kokroman dan Desa usliapan kegiatan tersebut meliputi pembersihan sektor dalam, luar, selokan dan jalan trans seram. Selain itu, dilaksanakan juga pengecatan pagar area gereja.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari bentuk kepedulian TNI,mahasiswa, dan masyarakat agar tercipta kebersihan lingkungan di tempat ibadah ,” Ujar lettu inf vicodey.

Bpk Jhon Ruhulesin sebagai pendeta jemaat rumday menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam menciptakan keamanan yang kondusif dengan memupuk rasa peduli masyarakat terhadap lingkungannya.
Kegiatan ini selain sebagai momentum kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi juga demi melestarikan budaya gotong-royong guna menciptakan rasa persatuan dan kesatuan, kegiatan ini juga merupakan wujud dari kepedulian TNI demi kepentingan masyarakat umum, mendekatkan diri kepada rakyat, karena TNI merupakan bagian dari rakyat.


Pratugas Yonif 731/Kabaresi Memberikan Pengenalan Pertanian

Posted by: | Posted on: April 23, 2018

Prajurit Bataliyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi memberikan pengenalan pertanian kepada masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan masyarakat untuk menghasilkan bahan pangan, pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam di Desa Teon Nila Serua,Kecamatan Amahai,Kabupaten Maluku Tengah, Senin (24/04).

Di dalam dunia pertanian di Indonesia sudah tidak asing lagi istilah “Penyuluhan Pertanian”, dimana penyuluhan pertanian itu sendiri sangat penting untuk meningkatkan produksi para petani, masih banyak petani di Indonesia yang merasa kecewa dengan hasil produksi panennya yang belum maksimal sementara usaha untuk mencapai itu telah dilakukan oleh prajurit Yonif 731 dalam latihan sebelum melaksanakan penugasan.

Sehingga dengan adanya pratugas ini para prajurit dapat melaksanakan penugasan dengan baik dan dapat menyelesaikan penugasan dengan maksimal.


Kegiatan Latihan Pratugas Yonif 731/Kabaresi

Posted by: | Posted on: April 18, 2018

Kegiatan pada hari ketiga Batalyon Infantri (Yonif) 731/Kabaresi salah satunya memberikan sosialisasi KUHP dan KUHAP terhadap masyarakat disekitar pos sehingga masyarakat dapat mengerti tentang pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang hukum dan regulasi-regulasi yang berlaku, bertempat di Dusun Kali Buaya, Desa Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (18/04). Dalam kegiatan ini Serka Danang Cahyo selaku Danpos 3 SSK 3 menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, dalam pemaparannya disampaikan tentang KUHP dan KUHAP secara detail, sehingga masyarakat menjadi tahu dan paham tentang keberadaan dan fungsi hukum yang berlaku.

Selain itu dalam pemaparannya Serka Danang menyampaikan tindakan-tindakan apa saja yang masuk dalam kriteria yang melanggar hukum. Selama ini terbentuk anggapan bahwa tindakan pencurian, perkelahian dan minum-minuman keras merupakan hal yang wajar, namun pada kesempatan kali ini, masyarakat menjadi tahu bahwa tindakan tersebut masuk dalam kriteria melanggar hukum.

Kegiatan sosialisasi ini akan dilakukan secara periodik dan berkelanjutan, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga didaerah masing-masing yang berada di sekitar Pos, sehingga TNI dan masyarakat dapat bersinergi dengan baik, sehingga dengan adanya sosialisasi ini di harapkan dapat mengurangi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang pernah terjadi yaitu kerusuhan antar agama di Ambon.


Prajurit Yonif 731/Kabaresi dan Persit Mendapat Pembekalan Dari Disbintalad

Posted by: | Posted on: April 3, 2018

Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi yang akan melaksanakan Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku telah mempersiapkan diri, hal ini di tunjukkan dengan pelaksanaan Pratugas dengan mendapatkan pembekalan oleh Dinas Pembinaan Mental Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Disbintalad) kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakkan Satgas, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yonif 731/Kabaresi Ds. Haruru Kec. Amahai Kab. Maluku tengah, Selasa, (03/04). Dalam pelaksanaannya Prajurit berserta Persit mendapatkan gambaran tentang Mental Idiologi , kejuangan dan serta pengetahuan tentang Netralitas TNI dalam menjalankan tugas sehari-hari di berikan oleh Mayor Inf Junaidi. Penyuluhan ini bertujuan agar prajurit Yonif 731/Kabaresi menerima ilmu yang bermanfaat untuk bekal dalam melaksanakan Satgas nantinya. Setelah menerima pembekalan, seluruh prajurit berserta Persit juga Mendapat pembinaan Rohani yang di berikan oleh Letkol Caj Ibnu Adam di masjid At Taqwa dan untuk yang nasrani bertempat di Aula Yonif 731/Kabaresi yang di berikan oleh Kolonel Inf Ardi Kartono S.I.P.Prajurit Yonif 731/kabaresi beserta Persit sangat antusias terhadap pembekalan yang telah di berikan oleh Tim Disbintalad. Hadir dalam acara tersebut Brigjen TNI Abdul karim, Kolonel Inf Ardi Kartono S.I.P, Kolonel Inf Susilo (Kabintaldam XVI/Pattimura), Letkol Caj Drs Ibnu Adan, Mayor Inf Junaidi dan para Prajurit beserta Persit.


Penyuluhan Hukum dan HAM Bagi Prajurit 731/Kabaresi

Posted by: | Posted on: March 19, 2018

Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi yang akan melaksanakan Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku mengganti Satgas Pamrahwan Yonif RK 732/Banau telah mempersiapkan diri, hal ini di tunjukkan dengan pelaksanaan Pratugas dengan materi penyuluhan Hukum & HAM serta Tes Urine kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakkan Satgas, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yonif 731/Kabaresi Ds. Haruru Kec. Amahai Kab. Maluku tengah, Senin, (19/03). Dalam pelaksanaannya materi penyuluhan Hukum & HAM di berikan oleh
Sdr. Pujo Haryanto dan Sdr. Fendy dari Kementrian Hukum Dan HAM Kab.Maluku Tengah yang memberikan materi tentang Imigrasi, Pasport dan Visa. Lebih lanjut dan untuk materi Pengamanan diberikan oleh Mayor Inf Bunzamin Jayatri.
Penyuluhan ini bertujuan agar prajurit Yonif 731/Kabaresi menerima ilmu yang bermanfaat untuk bekal dalam melaksanakan Satgas nantinya. Setelah menerima pembekalan, seluruh prajurit juga melaksanakan Tes Urine yang bertujuan untuk mengecek kesehatan dan penyalahgunaan barang terlarang (Narkoba).


Yonif 731/Kabaresi Selesaikan Lomba Tontangkas dengan Materi Lintas Medan.

Posted by: | Posted on: March 8, 2018

Prajurit Bataliyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi yang merupakan satuan tempur dibawah Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya menyelesaikan perlombaan Tontangkas antar Satuan dengan materi Lintas Medan (Linmed) yang diselenggarakan oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura bertempat di Sekolah Calon Tamtama (Secata) Kompleks Resimen Induk Kodam (Rindam) XVI/Ptm, Desa Suli Kecamatan Saluhutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kamis (08/03).
Lomba Tontangkas tersebut digelar dalam rangka Pembinaan Satuan Tingkat Kodam XVI/Ptm. Adapun materi Linmed hari ini menempuh jarak 6 Km dengan titik Star dimulai dari Lapang apel Secata Rindam XVI/Ptm dan finish berakhir di depan Kelas Rindam XVI/Ptm.
Dalam Perlombaan ini Yonif 731/Kabaresi membawa sebanyak 2 Peleton. Yonif 731/Kabaresi Ton 2 Star Pukul 07: 42 Wit. Dalam melaksanakan materi Linmed, Prajurit Yonif 731/Kabaresi menempuh Waktu Tercepat 30’00” dan yang terakhir menempuh waktu 1.03’04”. Dari keseluruhan materi Lomba Tontangkas ini Yonif 731/Kabaresi mendapat Juara Ke-3.
“Lomba Tontangkas ini para peserta telah menunjukan kegigihan, keuletan dan semangat juang yang tinggi dalam berkompetisi secara sehat dan sportif, sehingga seluruh rangkaian lomba dapat di selesaikan dengan baik aman dan lancar,” ucap Pangdam XVI/Ptm, Mayjen TNI Suko Pranoto dalam amanatnya saat Upacara Penutupan.
Turut hadir dalam perlombaan tersebut, Pangdam XVI/Pattimura, Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Christian K. Tehuteru, dan para Asisten Kasdam XVI/Pattimura dan Kasrem 151/Binaiya.


Yonif 731/Kabaresi Ikut Serta Dalam Lomba Tontangkas Antar Satuan.

Posted by: | Posted on: March 3, 2018

Prajurit Bataliyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi mengikuti Perlombaan Tontangkas Antar Satuan yang diselenggarakan oleh Kodam XVI/Pattimura bertempat di Waiheru Komplek tepatnya di Yonif 733/Masariku, Desa Waeheru Kecamatan Baguala Kota Ambon, Sabtu (03/03).Perlombaan Peleton Tangkas (Ton Tangkas) antar satuan tersebut digelar guna penyiapan seluruh satuan tempur dan bantuan tempur jajaran Kodam XVI/Pattimura dalam perlombaan Peleton Tangkas (Ton Tangkas) Tahun Anggaran 2018 Tingkat Angkatan Darat. Yang mana dapat menguji dan melatih mental Fisik serta jiwa korsa prajurit dalam ajang bergengsi tingkat Angkatan Darat tersebut.Dalam pelaksanaannya hari ini dilaksanakan materi Renang Militer (Renmil) jarak 100 meter dan Menembak senjata pistol dengan jarak 25 meter serta Teori Ilmu Medan/Navigasi Darat (Navrad), untuk materi Renmil nilai tercepat di capai oleh Pratu Baco Wali dari Yonif 731/Kabaresi dengan waktu tempuh 57 Detik. Dalam Perlombaan ini Yonif 731/Kabaresi membawa sebanyak 44 prajurit yang di bagi 2 Peleton. Untuk Peleton satu dipimpin oleh Letda Inf Sudargo dan untuk Peleton dua di pimpin oleh Letda Inf Obed Reza Maulana. Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto menegaskan dalam perlombaan ini pelaksanaannya harus dengan suportif, tidak boleh curang dalam bidang apapun dan tunjukkan kekuatan para prajurit semua untuk melahirkan prestasi. Turut hadir dalam perlombaan tersebut, Pangdam XVI/Pattimura, Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Christian K. Tehuteru dan para Asisten Kasdam XVI/Pattimura.


Anggota Yonif 731/Kabaresi menerima Sosialisasi Kesehatan Difteri

Posted by: | Posted on: February 7, 2018

Untuk menghindari terjangkitnya Virus Difteri, anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi beserta anggota Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXII Yonif 731/Kbr Mendapatkan sosialisasi tentang penyakit difteri dari Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) XVI/Pattimura di Aula Makoyonif 731/Kbr, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (07/2). Menurut pemberi Sosialisasi tentang difteri tersebut, Letda Ckm (K) Dr. Fitri, bahwa difteri merupakan suatu penyakit menular yang dapat menular melalui udara. Penyakit menular yang disebabkan oleh Corynebacterium tersebut memiliki ciri gejala awal panas, meriang, terbentuknya selaput ditenggorokan atau amandel. “Saya menyarankan agar jika ada keluarga yang tekena dengan ciri-ciri tersebut maka segera dibawa ke Dokter untuk menerima penanganan, nanti Dokter akan memberikan suntikan berupa antitoksin, jangan sampai telat karena penyebarannya cukup cepat, jika tidak ditangani secara intensif maka dapat menyebabkan kematian,” Ungkap Dr. Fitri. Menurut Komandan Yonif (Danyon) 731/Kbr, Mayor Inf Indra pada saat sambutan pembukaan acara tersebut bahwa sosialisasi yang diberikan oleh Kesdam sangat berguna bagi keluarga besar Yonif 731/Kbr. Oleh karena itu Danyon menghimbau kepada peserta sosialisasi tersebut agar benar2 memperhatikan dan menanyakan sejelas-jelasnya jika memang kurang dapat dipahami.


Anggota Yonif 731/Kabaresi Melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan

Posted by: | Posted on: February 5, 2018

Sebagai satuan tempur, Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi harus selalu siap diterjunkan kapanpun dan dimanapun. Dalam rangka mempersiapkan personel yang berkualitas maka Yonif 731 melaksanakan Pemeriksaan kesehatan (Rikes) dalam rangka persiapan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku dan Maluku Utara. Pelaksanaan Rikes tersebut bertempat di Markas Komando (Mako) Yonif 731/Kbr, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah Senin (05/2). Pelaksanaan Rikes tersebut berlangsung selama beberapa hari dengan bermacam-macam pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap personel yang akan melaksanakan tugas tersebut dilaksanakan oleh Satuan Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) XVI/Pattimura dengan membawa beberapa Dokter dan peralatan penunjang yang diperlukan. Selain pemeriksaan Kesehatan, para Prajurit yang akan melaksanakan tugas juga dibekali dengan beberapa pelatihan untuk menunjang pelaksaan tugas nantinya di lapangan. “Tujuan dari pemeriksaan kesehatan oleh Kesdam ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kesehatan para anggota dalam mempersiapkan pelaksanaan sabagai satuan tugas Pamrahwan di daerah Maluku dan Maluku Utara, setelah dinyatakan siap dalam kesehatan maka mereka akan diberikan beberapa pelatihan untuk menunjang pelaksanaan tugas dalam bentuk Latihan Pra Tugas,” Ujar Komandan Yonif 731/Kbr, Mayor Inf Indra.


Prajurit Yonif 731/Kabaresi Ikuti Latihan Posko I

Posted by: | Posted on: January 24, 2018

Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi mengikuti Latihan Posko I yang dimulai dengan Jam Pimpinan dan prosesi pemasangan tanda peserta latihan. Pelaksanaan pembukaan tersebut bertempat di Aula Yonif 731/Kabaresi, Kota Masohi, Maluku Tengah, Rabu (24/01).
Latihan Posko I Yonif 731/Kabaresi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kemampuan Satuan yang tinggi dan profesional dalam melaksanakan tugas pokoknya, Latihan Posko I kali ini mengangkat tema Yonif 731/Kabaresi Melaksanakan Operasi Pembersihan di Wilayah Maluku Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Operasi Lawan Insurjensi Korem 151/Binaiya. Dalam pelaksanaannya Latihan tersebut adalah sebagai salah satu metode Latihan taktis dengan tujuan untuk melatihkan bagaimana unsur pimpinan dan staf dalam melaksanakan prosedur hubungan kerja, sehingga terjalin kerja sama secara sistematis dalam menuangkan mekanisme kerja, sesuai dengan bagian masing-masing. Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1502/Masohi, Letkol Inf Hari Sandi menyatakan Kegiatan latihan Posko I Yonif 731/Kabaresi merupakan rangkaian latihan satuan yang ditandai dengan pemecahan berbagai persoalan oleh pelaku yang berperan sebagai Komandan dan Staf, adapun materi yang akan diberikan berkaitan erat dengan peningkatan kemampuan dan ketrampilan para Komandan dan Staf dalam menerapkan proses pengambilan keputusan melalui Prosedur hubungan Komandan dan staf, pengendalian dan pengawasan Operasi, penggunaan protap, sistem komunikasi dan gelar Posko sehingga, mampu merencanakan dan mempersiapkan serta melaksanakan pengendalian pada Operasi Lawan Insurjensi di daerah, jelas Danrem dalam amanatnya.